Selasa, Agustus 04, 2009

Ar Ruhul Jadid has Come

23 tahun. datang juga kesempatan itu. masih ada jatah hidup ini rupanya. pagi ini kumulai dengan membaca sms ucapan selamat pertama, tentu saja dari sohib karib, Eka. dari kemaren pun aku dah ingat ini hari jadi, tapi nothing spesial. yang ada hanya introspeksi yang lebih banyak rapor merahnya. satu kalimat ibu dalam Minggu terakhir ini jadi editorial ultahku :
"diri sendiri aja masih di urus ortu, gimana mo mengurus ortu? padahal harusnya sekarang udah mengurus, ga diurus lagi..."

konteksnya ga lagi marah sih,,, waktu lagi disuruh minum susu susah amat, padahal badan udah meriang...

tapi benar lo.23 tahun, aku masih sempat-sempatnya berkecil hati untuk hal sepele,

Jumat, Juli 24, 2009

detik-detik itu

pertama kali kudengar kata dakwah dikampus ini...
pasti rombongan para dai.
tapi lucu saja, karena, masa' di kampus yang bernama Sekolah Tinggi Agama Islam, ada kelompok Islam juga? apakah ada islam lagi dikampus ini?
sebuah jawaban : fokus kita untuk senantiasa memperbaiki diri, Ami lihat kan?walau dah bejubel ilmu agama, pengamalan kita dah samapai dimana coba? makanya, kita butuh komunitas untuk saling mengingatkan, dan berkumpul dengan orang shaleh adalah obat hati....

ku kunyah-kunyah lagi, dan kuperhatikan lagi sekitar. kampus Sekolah Tinggi Agam Agama Islam. berarti tempat orang berilmu tinggi tentang agama Islam. berarti.... ya harus islami.. wang pengetahuan Islamnya tinggi. tapi... pas waktu shalat Mushala kok sepi? setiap nguping mehasiswa lain yang lg nongkrong kok banyak ngawurnya ya? ikhthilat juga ga beda ma anak SMA?

bener juga ya,kata kak kemaren...

Rabu, Juli 15, 2009

Kubertanya padaMu...: "Siapa Dia?"



sekuntum Mawar tergeletak sendiri... tak ada yang menemani
sementara cahaya itu telah menyirat dihadapan...
dia ingin kesana, segera.
tapi, tak lengkap kiranya tanpa teman sejati yang ken membangkitkan semangatnya, bahwa dia bisa.
dan dengarlah kawan, munajatNya :


" Rabb... aku hanyalah hamba dhaif yang terlalu hina untuk menjadi kekasihMu,,
tapi jiwa ini tak rela jika tidak mnejadi kekasihMu...
diri ini terlalu hina untuk memohon kemuliaan pada Mu...,
tapi tak rela jika terkumpul bersama orang-orang yang terhinakan...
" jiwa ini,,, rindu, rindu pada ketenangan itu,
rindu pada fitrah itu..
rindu pada tatap kasihMu dalam menyertai hari-hari,,,
hidup dan mati...
ku pantas-pantas kan diri padaMu untuk memohon yang terbaik,
biarlah,
karena kau Maha bijaksana dan mamahami ketololan dan kealfaanku,,,
karena hanya ada mimpi dan harapan yang dimiliki hamba sepertiku...
ku ingin bangkit dari ketergeletakan ini,
ku ingin bangkit tuk menuju cahaya itu,
dan ku kan tetap disana,, dengan karuniaMu..
sudilah kiranya tangan-tangan kasih Mu Kau ulurkan,
biar teguh jiwa ini,
biar sirna kesepian dan kebimbangan ini...Aminnn..."

Selasa, Juli 07, 2009

ada apa dengan ku

katamu kau akan berubah, namun tak secuil zarrah pun kulihat perkembangan dari tindakanmu. yang ada hanya segumpal niat suci yang kau biarkan membeku.

ya, aku tak mengerti dan tak tau ada apa dengan diriku.

Selasa, Juni 30, 2009

Muslimah...seleb sepanjang masa



"Bidadari surga... merindukanmu...
harga sebuah pengorbanan..."

brother nyanyiin lagu itu untuk para syuhada, ga ada bidadari dunia...
ayyuhalmuslimat...
banyak, banyak ayat yang membicarakan kita,
banyak hadits yang gosipin kita,
beratus-ratus puisi tlah digubah karena kita,
ribuan kepala tumbang, gila, berdarah-darah karena ulah kita.

but...

banyak juga kok yang indah dan syurga karena kita..
Maryam, Khadijah, Fathimah...


pilih mana?