Sabtu, April 28, 2007

G'mana ne?????

aku seorang muslimah, tugas ku berdakwah, itu yang aku dapatkan dari sekian saudara-saudara yang aku temui. semenjak mendengar petuah-petuah itu, aku mulai memperhatikan mereka,karena ku pikir mereka sudah mulai menjalankan amanah itu. untuk apa? karena aku juga ingin seperti mereka.
namun, ketika kegiatan mereka ku tiru, muncul sederetan masalah yang membuatku terpojok.
pasalnya,aku jadi sering tak sempat memasak gara-gara ikut liqo',sempat nyetrika baju satu persatu, yang jadi masalah utama adalahketika aku lebih mementingkan urusan dakwah dari pada membantu ibu di rumah,
apakah dakwah harus pergi pagi pulang petang dan harus lebih di prioritaskan dari pada pekerjaan rumah?

this is the first time

hari pertama, pengalaman pertama, percobaan kedua,

Minggu, Februari 11, 2007

Nasyid: Destinasi Cinta

Dari Mestika Nih... Aku sebenarnya baru kenal juga ni Nasyid, berbekal kaset pinjaman dari salah seorang sodara, sampe sekarang pun gak tau nich profil timnya,,, tapi langsung jatuh cinta ma syairnya, pa lagi iramanya yang mendayu dan menyentuh Qalbu.

However, walau ga ngerti makna keseluruhan liriknya,(maklum, melayu banget!), tapi tetep bisa diresapi makna utuhnya, yaitu mencari cinta hakiki. ato? aku minta sumbangsihnya buat ngartiin kata-kata sulitnya dunk.... semisal "kugelintar" dll.

Met menikmati.
"Destinasi Cinta"
Menyingkap tirai hati
Mengintai keampunan
Di halaman subur rahmatMu, Tuhan
Tiap jejak nan bertapak debu kejahilan
Akan ku jirus dengan madu keimanan

Tak ternilai air mata dengan permata
Yang bisa memadamkan api neraka
Andai benar mengalir dari nasuha nurani
Takkan berpaling pada palsu duniawi

Destinasi cinta yang ku cari,
Sebenarnya terlalu hampir
Hanya kabut kerana dosa didalam hati
Telah ku redah daerah cinta
Yang lahir dari wadah yang alpa
Tiada tenang kutemui, hanya kecewa
Menyelubungi

Kugelintar segenap maya
Dambakan sebutir hakikat
Untuk kusemai menjadi sepohon makrifat
Agar dapat ku berteduh di rindang kasihMu

Namun ajalnya tidak akan sunyi
Selagi denyut nadi, belum berhenti
Durjana Syaithan 'kan cuba menodai
Segumpal darah bernama hati

Lestarikan wadi kalbuku oh, Tuhanku
Leraikan kau dari pautan nafsu
Biarpun sukar bagiku 'tuk melamar RidhaMu
Namun masihku mengharap ampunanMu

Wahai Tuhanku, Ya Allah

Note: Moga Kerak dosa masih bisa tehapus dari hati kita untuk mencapai tujuan cinta Hakiki, Amiin. Wassalam